Menjadi salah satu Passion dalam diri saya, bahwa dimanapun berada pasti akan selalu muncul ide untuk membuat sebuah Perangkat Lunak (software) baru. Seperti halnya bermain game dengan level yang makin lama makin susah, ada kepuasan tersendiri ketika saya berhasil membuat sebuah software yang dapat membantu menyelesaikan suatu permasalahan.
Bahkan pernah dahulu saya punya keinginan besar untuk menjadi seorang analis sistem, Programmer atau profesi-profesi lainnya di bidang Teknologi Informasi. Namun, Allah menentukan jalan hidup yang berbeda, ketika harapan saya untuk dapat mendalami hal tersebut di bangku kuliah tidak terwujud, dan tanpa direncanakan sebelumnya, atas dorongan orang tua, saya melanjutkan studi ke perguruan tinggi kedinasan untuk mempelajari ilmu keuangan negara.
Meski harapan untuk seratus persen mempelajari ilmu komputer tidak terlaksana, hobi yang satu ini tidaklah hilang atau berkurang sedikitpun. Bahkan yang ada dapat dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan suatu masalah yang ditemui ketika mempelajari bidang ilmu yang lain. Sebagaimana ketika mempelajari ilmu keuangan, beberapa yang saya bangun diantaranya software akuntansi untuk ZIS, untuk retail, Point of Sale, Business Failure Predictor, dsb. yang mana beberapa diantaranya saya share ke publik dan yang lain disimpan sendiri sebagai hasil belajar.
Perlahan-lahan, selain mencintai dunia pemrograman, saya mulai mencintai ilmu keuangan. Terlebih ketika ilmu keuangan sekarang secara penuh menggantungkan diri pada teknologi informasi. Memang semakin banyak kegiatan yang sifatnya rutin, berulang dan klerikal dalam suatu bidang tertentu, peluang Teknologi Informasi untuk dilibatkan disitu semakin besar. Hingga akhirnya saya memfokuskan diri mempelajari Teknologi Informasi Keuangan.

source: no choice by ~uTiLawati @deviantart
Jalan hidup kembali menentukan lain ketika saya ditempatkan dan harus mengabdi di kantor Biro Hukum, sesuatu yang juga sangat berbeda dengan apa yang dikehendaki sebelumnya. Tapi saya sih mencoba untuk nerimo, toh tidak akan rugi juga kalau dijalani karena pasti ada hal yang baru yang akan memperkaya pengalaman saya.
Sekarang, yang ada ada dibenak saya adalah bagaimana harus berifikir ke depan dan terus mensyukuri apa yang saya dapatkan. Dengan modal pengetahuan seadanya, mudah-mudahan setiap tugas yang harus dikerjakan bisa saya selesaikan secara maksimal. Apa yang pernah dipelajari dulu, meskipun sedikit relevansinya dengan bidang tugas pekerjaan saat ini, saya percaya itu tidak akan sia-sia, dan pasti akan berguna di kemudian hari.
Terus untuk belajar itu wajib, dan berfikir positif itu diperlukan untuk menghadapi semuanya.